KEHIDUPAN KURT LEWIN
Kurt Lewin
(1890-1947) ialah anak kedua dari empat bersaudara. Kurt Lewin lahir di
Mogilno, Poland. Meskipun ayah Lewin merupakan kepala dari suatu komunitas
dimana ia bertani dan membuka took, ia pindah bersama keluarganya ke Berlin
ketika berusia 15 tahun agar ia mendapatkan sekolah yang lebih layak. Kurt
Lewin belajar psikologi di University of Berlin, dibawah Karl Stumpf, psikolog
eksperimental. Lewin lulus pada tahun 1914 dan mengabdi pada militer Jerman
pada perang dunia I.
Pada tahun
1930an, saat sedang berkungjung di Universitas Stanford, Lewin memutuskan
menetap di Amerika dengan istrinya dan keempat anaknya. Lewin menjadi seorang
professor setelah lulus dari Cornell University. Ia menjadi perintis dalam
penelitian dan penelitian tentang dinamika grup. Lewin merupakan orang hebat
yang telah menaruh dirinya dalam segala hal yang ia lakukan.
Bidang Teori Kurt Lewin
Ilmu fisik
seperti fisika dan kimia sering mempengaruhi ilmu-ilmu baru seperti Psikologi
dengan menyedakan cara baru pemikiran mengenai hal-hal baru yang dipelajari.
Ilmuan EropaMichael Faraday, James Maxwell dan Heinrich Hertz membuat kemajuan
yang luar biasa dalam memahami fenomena elektrik dan magnetic dengan
mengembangkan cara matematis. Pemahaman ini, berujung kepada alat praktis seperti
mesin elektrik dan generator.
Para Psikolog
telah mencari untuk menyesuaikan pemikiran tentang jenis ini untuk memahami
konsep psikologis. Pergerakan yang diketahui sebagai Psikologi Gestalt,
mewakili salah satunya. Banyak hasil dari Psikologi Gestalt berfokus pada topik
sebagai persepsi dan pemecahan masalah. Meskipun seorang psikolog bergabung
dengan kelompok Gestalt, Kurt Lewin menaruh perhatian yang dalam dengan
permasalah kepribadian, motivasi, dan perilaku social. Lewin memiliki aspek
yang abstrak.
Kurt Lewin
membantu mengembalikan analisis pengalaman subjektif untuk kehormatan spesifik,
bersikeras, pada tahun 1920an, manusia dapat
mengerti hanya melalui pengetahuan mereka tentang “ruang hidup/life spaces” dunia pribadi mereka. Kelly
menekankan aspek pencarian pengetahuan kepribadian manusia, manusia dilihat
sebagai ilmuan amatir, penasaran, dan penjelajah. Meskipun teori Lewin dan
Kellly mengenai manusia sedikit berbeda, namun secara keseluruhan pandangan
bahwa cara manusia merepresentasikan dunia kita kepada diri kita sendiri adalah
kepentingan utama dalam susunan dan fungsi kepribadian kita.
DAFTAR PUSTAKA
Hall, Lindzey, Loehlin &
Manosevitz. 1985. Introduction to
Theories of Personality. United States of Amerika: John Wiley & Sons,
Inc.
